Efek Samping Histerektomi (Operasi Pengangkatan Rahim)

Efek Samping Histerektomi – Tindakan operasi pengangkatan rahim atau histerektomi ini biasanya disarankan kepada pasien dengan beberapa gangguan yang terjadi pada sistem reproduksi, termasuk akibat kanker di dalamnya.

Efek Samping Histerektomi (Operasi Pengangkatan Rahim)

Efek Samping Histerektomi (Operasi Pengangkatan Rahim)

Histerektomi adalah tindakan operasi untuk mengangkat rahim wanita. Akibatnya, wanita yang sudah menjalankan histerektomi atau operasi pengangkatan rahim tidak akan bisa hamil.

Dokter akan merekomendasikan tindakan operasi pengangkatan rahim atau histerektomi ini kepada wanita yang memang membutuhkannya. Seperti pada wanita dengan beberapa penyakit di bawah ini:

  • Menorrhagia
  • Fibroid atau tumor jinak yang tumbuh di area rahim
  • Adenomiosis atau penebalan rahim
  • Endometriosis
  • Kanker kewanitaan, seperti kanker rahim, kanker serviks, kanker ovarium, dan kanker tuba falopi
  • Kekenduran rahim
  • Penyakit radang panggul

Sebelum Anda melakukan tindakan histerektomi (operasi pengangkatan rahim), sebaiknya Anda konsultasikan dulu pada dokter kandungan Anda mengingat akan ada efek samping yang ditimbulkan pasca melakukan operasi tersebut. baik secara fisik maupun emosional.

Inilah Efek Samping Histerektomi (Operasi Pengangkatan Rahim)

Histerektomi ini termasuk operasi besar yang membutuhkan waktu pemulihan lebih lama. Bisa sampai berminggu-minggu. Di samping itu, ada beberapa efek samping yang akan dialami oleh pasien yang melakukan operasi pengangkatan rahim ini. Baik secara fisik, maupun emosional.

Efek Samping Secara Fisik

Secara fisik, pasca dilakukannya histerektomi atau operasi pengangkatan rahim, pasien akan mengalami kondisi-kondisi di bawah ini sebagai efek samping dari tindakan operasi tersebut. Diantaranya:

Efek samping jangka pendek:

  • Pendarahan vagina
  • Cidera pada ureter
  • Infeksi
  • Penggumpalan darah

Efek samping jangka panjang:

  • Vagina kering
  • Sakit saat berhubungan seksual
  • Pembengkakan pada lengan dan kaki akibat limfedema
  • Tidak mampu menahan air kecil
  • Kulit seperti terbakar di daerah panggul
  • Kemandulan
  • Menopause dini

Di atas adalah beberapa kondisi jangka pendek maupun jangka panjang dari histerektomi. Selain secara fisik, operasi pengangkatan rahim juga akan berdampak secara emosional atau psikis. Misalnya karena pasien akan merasa kehilangan keistimewaannya sebagai wanita, depresi karena tidak bisa memiliki anak, dan lainnya.

Di sini, dukungan keluarga, terutama pasangan sangat dibutuhkan wanita yang sudah melakukan histerektomi. Dengan begitu, perlahan mereka bisa menerima kondisinya sekarang.

Karena itu, sebelum Anda melakukan histerektomi atau operasi pengangkatan rahim, sangat penting untuk Anda membicarakannya terlebih dahulu dengan keluarga Anda. Termasuk dengan dokter mengenai seluk-beluk histerektomi, dan biayanya.

Silakan baca juga artikel menarik lainnya tentang kanker rahim:

Terima kasih sudah meluangkan waktunya untuk menyimak artikel “Efek Samping Histerektomi (Operasi Pengangkatan Rahim)” di atas. Semoga bisa berguna dan bermanfaat untuk Anda semuanya.

-Salam Sehat-

Efek Samping Histerektomi (Operasi Pengangkatan Rahim)

Comment (1)

  1. Pingback: Bagaimana Cara Deteksi Dini Kanker Rahim Yang Harus Dilakukan?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *