Monthly Archives: January 2017

Efek Samping Histerektomi (Operasi Pengangkatan Rahim)

Efek Samping Histerektomi – Tindakan operasi pengangkatan rahim atau histerektomi ini biasanya disarankan kepada pasien dengan beberapa gangguan yang terjadi pada sistem reproduksi, termasuk akibat kanker di dalamnya.

Efek Samping Histerektomi (Operasi Pengangkatan Rahim)

Efek Samping Histerektomi (Operasi Pengangkatan Rahim)

Histerektomi adalah tindakan operasi untuk mengangkat rahim wanita. Akibatnya, wanita yang sudah menjalankan histerektomi atau operasi pengangkatan rahim tidak akan bisa hamil.

Dokter akan merekomendasikan tindakan operasi pengangkatan rahim atau histerektomi ini kepada wanita yang memang membutuhkannya. Seperti pada wanita dengan beberapa penyakit di bawah ini:

  • Menorrhagia
  • Fibroid atau tumor jinak yang tumbuh di area rahim
  • Adenomiosis atau penebalan rahim
  • Endometriosis
  • Kanker kewanitaan, seperti kanker rahim, kanker serviks, kanker ovarium, dan kanker tuba falopi
  • Kekenduran rahim
  • Penyakit radang panggul

Sebelum Anda melakukan tindakan histerektomi (operasi pengangkatan rahim), sebaiknya Anda konsultasikan dulu pada dokter kandungan Anda mengingat akan ada efek samping yang ditimbulkan pasca melakukan operasi tersebut. baik secara fisik maupun emosional.

Inilah Efek Samping Histerektomi (Operasi Pengangkatan Rahim)

Histerektomi ini termasuk operasi besar yang membutuhkan waktu pemulihan lebih lama. Bisa sampai berminggu-minggu. Di samping itu, ada beberapa efek samping yang akan dialami oleh pasien yang melakukan operasi pengangkatan rahim ini. Baik secara fisik, maupun emosional.

Efek Samping Secara Fisik

Secara fisik, pasca dilakukannya histerektomi atau operasi pengangkatan rahim, pasien akan mengalami kondisi-kondisi di bawah ini sebagai efek samping dari tindakan operasi tersebut. Diantaranya:

Efek samping jangka pendek:

  • Pendarahan vagina
  • Cidera pada ureter
  • Infeksi
  • Penggumpalan darah

Efek samping jangka panjang:

  • Vagina kering
  • Sakit saat berhubungan seksual
  • Pembengkakan pada lengan dan kaki akibat limfedema
  • Tidak mampu menahan air kecil
  • Kulit seperti terbakar di daerah panggul
  • Kemandulan
  • Menopause dini

Di atas adalah beberapa kondisi jangka pendek maupun jangka panjang dari histerektomi. Selain secara fisik, operasi pengangkatan rahim juga akan berdampak secara emosional atau psikis. Misalnya karena pasien akan merasa kehilangan keistimewaannya sebagai wanita, depresi karena tidak bisa memiliki anak, dan lainnya.

Di sini, dukungan keluarga, terutama pasangan sangat dibutuhkan wanita yang sudah melakukan histerektomi. Dengan begitu, perlahan mereka bisa menerima kondisinya sekarang.

Karena itu, sebelum Anda melakukan histerektomi atau operasi pengangkatan rahim, sangat penting untuk Anda membicarakannya terlebih dahulu dengan keluarga Anda. Termasuk dengan dokter mengenai seluk-beluk histerektomi, dan biayanya.

Silakan baca juga artikel menarik lainnya tentang kanker rahim:

Terima kasih sudah meluangkan waktunya untuk menyimak artikel “Efek Samping Histerektomi (Operasi Pengangkatan Rahim)” di atas. Semoga bisa berguna dan bermanfaat untuk Anda semuanya.

-Salam Sehat-

Efek Samping Histerektomi (Operasi Pengangkatan Rahim)

30 Jan 2017

Biaya Operasi dan Kemoterapi Untuk Kanker Rahim

Biaya Operasi dan Kemoterapi Kanker Rahim – Jika Anda sedang mencari informasi seputar rincian biaya operasi untuk kanker rahim, maka, di sini Anda akan mendapatkan informasi yang Anda cari.

Biaya Operasi dan Kemoterapi Untuk Kanker Rahim

Biaya Operasi dan Kemoterapi Untuk Kanker Rahim

Deteksi dini kanker rahim sangat penting untuk dilakukan. Selain untuk mencegah kondisi yang lebih parah, tingkat stadium kanker ikut mempengaruhi banyaknya pengobatan yang harus dilakukan.

Untuk mencegah penyebaran sel kanker lebih jauh, dokter akan menyarankan Anda penderita kanker rahim untuk melakukan tindakan operasi dan kemoterapi untuk mencegah penyebaran sel kanker.

Biaya operasi dan kemoterapi untuk kanker rahim yang dikeluarkan bervariasi, tergantung dengan jenis operasi yang dilakukan dan rumah sakit yang dirujuk.

Pada laman website Rumah Sakit Kanker Dharmais, pasien diberi kemudahan untuk mengakses data biaya operasi hingga pasca operasi, total biaya yang dikeluarkan pasien bisa mencapai ratusan juta. Sungguh, biaya yang sangat mahal sekali.

Berikut Rincian Biaya Operasi dan Kemoterapi Untuk Kanker Rahim

Biaya Operasi Kanker Rahim

  • Operasi level 1 : Rp 19.800.000
  • Operasi level 2 : Rp 30.000.000
  • Operasi level 3 : Rp 32.200.000
  • Operasi level 4 : Rp 35.500.000
  • Operasi level 5 : Rp 37.800.000
  • Operasi level 6 : Rp 42.800.000

Biaya Kemoterapi Kanker Rahim

  • Taxan : Rp 8.700.000
  • Non Taxan : Rp 16.700.000
  • Terapi : Rp 26.800.000
  • Kombinasi : Rp 41.200.000

Bagi pasien kanker rahim dengan kemampuan finansial yang cukup, biaya di atas tidak terlalu jadi masalah, tapi, bagi pasien dengan kesulitan finansial?, akan terasa sangat sulit.

Informasi biaya operasi dan kemoterapi di atas bersumber dari: http://faktakanker.com/kanker-serviks/operasi-kanker-serviks-dampak-biaya-dan-efeknya.

Semoga informasi biaya operasi dan kemoterapi kanker rahim di atas bisa bermanfaat untuk Anda.

Untuk Anda yang ingin mengetahui informasi lain mengenai kanker rahim, silahkan kunjungi:

Makanan Pemicu Kanker Rahim
Kanker Rahim, Gejala, dan Penyebabnya

_salam sehat_

Biaya Operasi dan Kemoterapi Untuk Kanker Rahim

26 Jan 2017

Makanan Pemicu Kanker Rahim Yang Sering Dikonsumsi

Makanan Pemicu Kanker Rahim – Tahukah Anda jika ada beberapa makanan yang bersifat karsinogenik yang dapat memicu perkembangan sel kanker?

Nah, perempuan yang ingin terhindar dari risiko kanker rahim wajib tahu makanan pemicu kanker rahim ini!

Makanan Pemicu Kanker Rahim Yang Sering Dikonsumsi

Makanan Pemicu Kanker Rahim

Beberapa makanan seperti sayur dan buah-buahan memang bagus untuk dikonsumsi setiap hari, tentunya dengan porsi yang seimbang. Tidak kurang, juga tidak berlebihan.

Selain makanan sehat, ada beberapa makanan yang bersifat karsinogenik yang jika dikonsumsi dalam jumlah banyak atau terlalu sering, dapat memicu perkembangan bibit-bibit kanker. Termasuk kanker rahim di dalamnya.

Untuk mencegah dan memperkecil risiko menderita penyakit kanker, sebaiknya Anda menghindari beberapa makanan pemicu kanker di bawah ini:

Daftar Makanan Pemicu Kanker Rahim

Berikut ini adalah beberapa jenis makanan yang dapat memicu perkembangan sel kanker. Makanan di bawah ini mungkin termasuk makanan yang sering Anda konsumsi. Apasajakah makanan tersebut? Berikut listnya untuk Anda.

  • Daging Olahan

Makanan pemicu kanker rahim maupun jenis kanker lainnya adalah daging olahan. Baik itu daging merah maupun daging unggas. Hal ini, karena di dalam daging olahan banyak mengandung bahan pengawet kimiawi. Beberapa daging olahan tersebut adalah: Sosis, ham, daging asap, dan lainnya.

  • Daging Merah

Di dalam daging merah, seperti daging sapi dan kambing memang terdapat kandungan protein yang tinggi. Akan tetapi, mengkonsumsi daging merah secara berlebihan dapat meningkatkan risiko kanker. Hal ini telah melalui penelitian oleh Harvest Medical School.

  • Popcorn Dari Microwave

Makanan yang juga dikenal sebagai berondong jagung ini memang paling pas untuk dijadikan cemilan saat nonton, tapi, apakah kalian tahu?, jika di dalam popcorn microwave terkandung PFOA atau perfluorooctanoic acid serta diacetyl chemical yang dapat menyebabkan munculnya tumor dan kanker.

  • Keripik Kentang

Makanan kemasan keripik kentang semakin menjamur. Peminatnya pun semakin banyak. Mulai dari anak-anak sampai lansia. Tapi, dibalik rasanya yang enak, Anda harus tahu, bahwa FAKTANYA keripik kentang termasuk makanan yang bersifat karsinogenik.

Di dalam keripik kentang yang Anda konsumsi tersebut selain mengandung lemak trans dan natrium yang tinggi, juga terdapat berbagai jenis pengawet, perasa buatan, dan pewarna makanan. Di tambah proses penggorengan pada suhu tinggi dapat mengakibatkan terbentuknya akrilamida.

  • Alkohol, Soda, dan Minuman Berkarbonasi

Dari jenis minuman, alkohol, soda, minuman bernergi, dan minuman berkarbonasi lainnya tidak hanya memiliki gula yang tinggi, tapi, juga mengandung bahan kimia, dan juga zat pewarna buatan. Zat-zat tersebut akan membantu mengasamkan tubuh dan menimbulkan pertumbuhan sel kanker.

  • Tepung Putih dan Olahannya

Di nukil dari metrotvnews.com, sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Cancer Epidemiology mengatakan, jika di dalam tepung putih terdapat karbohidrat yang berlebih. Karbohidrat olahan terbukti dapat meningkatkan risiko kanker.

Makanan Pemicu Kanker Rahim Lainnya

Selain beberapa makanan di atas, makanan lainnya yang juga wajib untuk di batasi atau bahkan dihindari adalah:

  • Makanan Kalengan (korned, sarden, dll)
  • Buah dan sayur yang dikeringkan
  • Ikan atau daging asap, ikan asin, dan salmon ternak
  • Minyak goreng yang digunakan lebih dari 1 kali
  • Gula halus
  • Makanan yang mengandung pemanis buatan
  • Buah dan sayur non-organik (yang mengandung pestisida, dan lainnya)
  • Makanan cepat saji
  • Makanan yang di panggang atau di bakar

Itulah beberapa makanan yang dapat memicu pertumbuhan kanker. Melakukan pencegahan dengan membatasi atau bahkan menghindari jenis makanan di atas lebih baik untuk dilakukan sebelum terlambat.

Silahkan kunjungi juga artikel lainnya tentang kanker rahim:

Terima kasih telah menyimak artikel di atas mengenai makanan pemicu kanker rahim. Semoga bisa bermanfaat untuk Anda semuanya.

Makanan Pemicu Kanker Rahim Yang Sering Dikonsumsi

25 Jan 2017

Bahaya Kanker Rahim Pada Perempuan Yang Harus Diketahui

Bahaya Kanker Rahim – Semua perempuan wajib tahu bahaya dari penyakit kanker rahim. Dengan mengetahui bahayanya, kita akan menjadi lebih waspada terhadap kehadiran penyakit ini.

Bahaya Kanker Rahim Pada Perempuan Yang Harus Diketahui

Bahaya Kanker Rahim Pada Perempuan

Setiap perempuan harus waspada!, jika kanker payudara bukan satu-satunya penyakit kanker yang dapat menyerang perempuan. Penyakit kanker lainnya yang sering terjadi adalah kanker rahim.

Rahim sendiri memiliki peranan yang sangat penting dalam proses kehamilan pada perempuan. Salahsatu fungsinya adalah untuk menerima hasil pembuahan dari ovarium dan kemudian menjadi tempat berkembangnya janin.

Bisa Anda bayangkan, jika penyakit kanker menyerang rahim, sudah pasti selain akan kesulitan dalam mendapatkan kehamilan, bahaya lainnya juga sedang mengancam Anda, termasuk kematian.

Bahaya Kanker Rahim : Terdeteksi Setelah Memasuki Stadium Lanjut

Kebiasaan masyarakat kita yang baru memeriksakan diri saat merasakan keluhan, membuat kanker rahim terdeteksi ketika sudah memasuki stadium lanjut. Hal ini, karena pada awal-awal perkembangan kanker, memang tidak menunjukan gejala yang signifikan. Baca juga : Tanda Gejala Kanker Rahim

Pengobatan yang dilakukan saat kanker sudah memasuki stadium lanjut akan membutuhkan waktu yang lebih lama dan biaya yang tidak sedikit. Karena itu, sangat penting untuk Anda melakukan tes rutin termasuk skrining untuk mendeteksi kanker sedini mungkin.

Deteksi dini kanker rahim dapat membantu Anda terhindar dari kondisi yang lebih parah termasuk pengangkatan rahim (Histerektomi).

Bahaya Kanker Rahim : Metastasis / Penyebaran Kanker

Bahaya lainnya dari penyakit kanker rahim ini adalah metastasis atau penyebaran kanker pada bagian tubuh atau organ lainnya yang ada di sekitar sumber kanker. Yang tersering, kanker rahim dapat menyebar ke jaringan terdekat, yakni panggul atau ke kelenjar getah bening.

Metastasis kanker rahim ini tidak hanya dapat terjadi pada bagian yang terdekat, metastasis kanker juga bisa sampai ke paru-paru, hati, atau tulang.

Karena itu juga, penyakit kanker rahim harus mendapatkan penanganan sedini mungkin untuk mencegah kondisi yang lebih parah.

Semua wanita harus waspada dengan ancaman kanker rahim ini. Pasalnya, kanker ini dapat terjadi pada wanita manapun tanpa melihat ras dan usia. Meskipun kebanyakan kasus, kanker rahim terjadi pada usia di atas 40 tahun.

Itulah beberapa bahaya dari kanker rahim yang harus Anda ketahui. Dengan mengetahui bahayanya, diharapkan, kita sebagai perempuan lebih waspada lagi dengan penyakit ini.

Cara Mencegah Kanker Rahim

Perkembangan kanker di dalam tubuh sebenarnya dapat di cegah. Ada beberapa cara sederhana yang bisa Anda lakukan. Diantaranya dengan menjalankan gaya hidup sehat yang meliputi:

  • Konsumsi makanan bergizi dan nutrisi tinggi
  • Perbanyak konsumsi buah dan sayur
  • Menghindari makanan atau minuman pemicu kanker, seperti alkohol, minuman berkarbnasi, junkfood, makanan yang di bakar / di panggang, termasuk gorengan.
  • Menghindari stres
  • Cukup istirahat, dan
  • Rajin olahraga

Baca Juga : Pantangan Makanan Kanker Rahim

Terima kasih sudah menyimak artikel kesehatan mengenai bahaya kanker rahim di atas. Semoga bisa bermanfaat untuk Anda semua.

–Salam Sehat–

Bahaya Kanker Rahim Pada Perempuan Yang Harus Diketahui

24 Jan 2017

Pantangan Makanan Bagi Penderita Kanker Rahim Terlengkap

Pantangan Makanan Kanker Rahim – Selamat datang kembali di website kesehatan khusus kanker rahim. Kali ini, pantangan makanan bagi penderita kanker rahim yang akan kami bahas di sini. Semoga bisa bermanfaat.

Pantangan Makanan Bagi Penderita Kanker Rahim Terlengkap

Kami menyadari, untuk mendapatkan kesembuhan yang optimal, melakukan pengobatan saja tidaklah cukup. Semua itu harus di imbangi dengan asupan makanan yang sehat dan pastinya aman bagi penyakit kanker rahim yang sedang Anda derita.

Beberapa makanan mungkin masih aman dan tidak akan memberikan pengaruh besar untuk kesehatan Anda. Akan tetapi, ada beberapa jenis makanan yang tidak boleh dikonsumsi penderita kanker rahim. Hal ini karena, makanan tersebut dapat memperburuk penyakit Anda.

Nah, bagi Anda yang sudah tidak sabar ingin mengetahui pantangan makanan kanker rahim yang harus Anda hindari, berikut listnya untuk Anda.

Baca juga informasi lain mengenai kanker rahim » Gejala dan Penyebab Kanker Rahim

Daftar Pantangan Makanan Bagi Penderita Kanker Rahim Terlengkap

Pantangan Makanan Kanker Rahim

Anda penderita kanker rahim wajib tahu! Berikut ini adalah beberapa jenis makanan yang masuk dalam daftar pantangan bagi penderita kanker rahim. Diantaranya:

  • Makanan Yang Di Panggang

Jenis makanan pertama yang harus di jauhi penderita kanker rahim adalah semua makanan yang diproses dengan cara di bakar. Baik itu sate maupun steak. Hal ini karena, makanan yang di panggang, terutama bagian yang gosong bersifat karsinogenik (memicu atau menyebabkan kanker).

  • Makanan dan Minuman Yang Mengandung Alkohol

Baik makanan maupun minuman yang mengandung alkohol sama-sama tidak boleh dikonsumsi oleh Anda yang sedang menderita kanker rahim.

Alkohol, selain dapat merangsang perkembangbiakan sel kanker, juga tidak baik bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan, terutama organ hati.

Bir, wine, tuak, tape, durian, anggur, nanas, dukuh, lengkeng, dan makanan atau minuman lainnya yang mengandung alkohol harus Anda hindari.

  • Makanan Yang Diawetkan / Makanan Kemasan

Sama halnya dengan makanan gosong dan makanan yang di bakar, di dalam makanan yang diawetkan juga memiliki karsinogen yang dapat memicu atau memperburuk kanker yang Anda derita. Baik itu makanan ringan seperti keripik, mie instan, buah atau sayur kalengan, dan sejenisnya.

  • Makanan Tinggi Lemak

Tidak hanya untuk penderita kanker, makanan jenis ini juga tidak baik untuk kesehatan secara menyeluruh. Beberapa makanan dengan kandungan lemak tinggi adalah: Jeroan, makanan bersantan, goreng-gorengan, Makanan cepat saji, seafood, produk susu full cream dan olahannya (keju, margarin, dll), kulit ayam, dan lain sebagainya.

  • Daging Merah

Pantangan makanan bagi penderita kanker rahim selanjutnya adalah daging merah. Daging merah mungkin memang sumber protein, zat besi, dan seng yang baik. Akan tetapi, mengkonsumsi makanan dengan bahan dasar daging merah terlalu banyak, sangat tidak baik untuk kanker yang Anda derita. Bahkan, daging merah yang dikonsumsi dalam jumlah yang banyak ikut berkorelasi dengan meningkatnya risiko kanker usus.

Jenis makanan dan minuman lainnya yang termasuk dalam daftar pantangan makanan kanker rahim adalah:

  • Kangkung
  • Tauge
  • Ikan Asin
  • Minuman berkarbonasi (soda, penambah energi, dll)

Itulah beberapa jenis makanan dan minuman yang tidak boleh dikonsumsi oleh Anda penderita kanker rahim. Jika salah satu atau beberapa diantaranya adalah favorit Anda, maka Anda harus bersabar sampai penyakit kanker yang Anda derita benar-benar sembuh.

Jika Anda benar-benar ingin sembuh dari kanker rahim yang Anda derita, maka jangan ragu untuk merubah gaya hidup Anda sekarang juga untuk menjadi lebih baik. Dan tanamkan fikiran positif bahwa Anda pasti sembuh!

Terima kasih telah menyimak. Salam sehat

Pantangan Makanan Bagi Penderita Kanker Rahim Terlengkap

21 Jan 2017

Mengenal Gejala Kanker Rahim dan Penyebabnya

Mengenal gejala kanker rahim dan penyebabnya sangat penting untuk Anda kaum perempuan. Dengan demikian, kondisi yang lebih parah dari kanker rahim dapat di minimalisir.

Pentingnya Mengenal Gejala Kanker Rahim dan Penyebabnya

Rahim adalah salah satu bagian terpenting dalam sistem reproduksi perempuan. Rahim juga menjadi tempat pertumbuhan janin selama di dalam kandungan. Seperti bagian tubuh lainnya, rahim juga bisa terserang penyakit, dan kanker adalah salah satunya.

Kanker rahim atau yang dikenal juga sebagai kanker endometrium ini termasuk kanker ganas yang bisa berakibat fatal bagi penderitanya. Deteksi dini penyakit ini akan sangat membantu proses pengobatan. Skrining kanker dapat membantu Anda mendeteksi adanya kelainan pada rahim sedini mungkin.

Saat kanker terdeteksi sedini mungkin, Anda memiliki peluang lebih besar untuk sembuh dan hidup lebih lama.

Akan tetapi, kebanyakan menyadari adanya penyakit kanker rahim ini setelah memasuki stadium lanjut. Hal ini karena kebanyakan penderita baru datang untuk memeriksakan diri ketika memiliki keluhan.

Gejala Kanker Rahim dan Penyebabnya

Mari Kita Mengenal Gejala Kanker Rahim dan Penyebabnya Untuk Mencegah Kondisi Yang Lebih Parah

Gejela Kanker Rahim

Pada stadium awal, gejala mungkin tidak nampak secara signifikan. Kendati demikian, Ada beberapa gejala kanker rahim secara umum yang harus Anda waspadai kehadirannya, seperti:

  • Perdarahan abnormal pada vagina, misalnya perdarahan terjadi di luar siklus menstruasi atau setelah menopause
  • Terasa sakit saat melakukan hubungan intim
  • Darah juga dapat keluar ketika atau setelah melakukan hubungan intim
  • Terasa nyeri atau sakit pada panggul
  • Terdapat bercak vagina yang berbau
  • Terjadi penurunan berat badan secara drastis
  • Teraba ada benjolan pada bagian perut bawah
  • Terasa nyeri saat buang air kecil
  • Gejala kanker rahim lainny adalah mudah lelah dan lemas

Segeralah lakukan pemeriksaan lebih lanjut saat Anda mendapati salah satu atau beberapa gejala di atas.

Penyebab Kanker Rahim

Setiap penyakit pasti ada penyebabnya, termasuk kanker rahim. Ada beberapa faktor yang diyakini para ahli sebagai penyebab kanker rahim. Diantaranya:

  • Hormon estrogen yang tidak seimbang
  • Melakukan terapi penggantian hormon estrogen
  • Usia dan menopause
  • Belum pernah hamil
  • Haid pertama terjadi pada usia 12 tahun
  • Obesitas atau kelebihan berat badan
  • Pemakaian Tamoksifen
  • Adanya penyakit lain, seperti: Diabetes tipe2 dan Sindrom Ovarium Polisistik.

Setelah Anda mengetahui beberapa gejala kanker rahim dan penyebabnya, diharapkan Anda semakin waspada dengan hadirnya penyakit ini.

Untuk pencegahan, selain melakukan skrining dan pemeriksaan medis lainnya secara rutin, Anda bisa memulai menjalani gaya hidup sehat dengan menghindari makanan yang mengandung bahan pengawet atau karsinogen di dalamnya. Memperbanyak konsumsi buah dan sayur, serta olahraga dan menjaga berat badan bisa menjadi langkah awal yang bisa Anda lakukan.

Untuk Anda yang berminat, silahkan kunjungi juga link berikut ini:
Obat Tradisional Kanker Rahim 100% Alami Tanpa Operasi

– Salah Sehat –

Mengenal Gejala Kanker Rahim dan Penyebabnya

20 Jan 2017